MENGENAL LEBIH DEKAT DIGITAL PR
APA ITU DIGITAL PR?
Halo temen-temen, mungkin beberapa dari kalian belum mengerti atau bahkan belum pernah mendengar tentang Digital PR. Pada kesempatan kali ini, Saya akan mencoba menjelaskan tentang Digital PR serta apa saja bentuk atau tipe dari Digital PR itu sendiri. Digital PR atau bisa juga disebut humas digital adalah seluruh kegiatan public relations yang dilakukan di dalam internet. Seluruh kegiatan Public Relations dapat dilakukan di dalam internet dari mulai melakukan kegiatan publikasi, melakukan hubungan dengan pengguna informasi dan yang lebih hebatnya lagi bahwa manajemen kehumasan pun dapat dilakukan di dunia internet.
Kenapa sih humas atau public relations membutuhkan internet? Memang dengan menggunakan internet keuntungannya apa? Jadi ada beberapa keuntungan menggunakan internet :
1. Koneksi permanen, Internet memungkinkan Anda berkomunikasi 24 jam
2. Respons instan, respons masalah lebih cepat
3. Audiens global, hambatan geografis dapat dikurangi
4. Komunikasi dua arah antara perusahaan dan publik
5. Relatif murah
Humas di Internet Perkembangan humas sebagai ilmu dan profesi tidak dapat dipisahkan dari perkembangan teknologi komunikasi. Memasuki era informasi, peran teknologi komunikasi harus diterima oleh para insan humas, baik pengguna maupun pembuat konten teknologi tersebut. Menurut Holtz, sebagian besar aktivitas kehumasan Internet masih terbatas pada penggunaan media satu arah, top-down untuk mempublikasikan informasi, masih menggunakan formula komunikasi massa tradisional. Selain itu, banyak perusahaan yang belum menerimanya sebagai perusahaan media atau PR. Saat ini, banyak profesional PR sedang mempertimbangkan penggunaan Internet sebagai strategi komunikasi PR. Mereka tidak punya pilihan lain, dan mereka menjadikan Internet sebagai bagian dari budaya perusahaan mereka. Melalui Internet, siapa saja dapat menjadi penerbit, konsumen, atau kampanye untuk mempengaruhi perilaku konsumen.
Teknologi telah mengubah model komunikasi PR sebelumnya yang masih tradisional, seperti model komunikasi top-down, bottom-up, horizontal, atau massa. Semua ini mereka tinggalkan dengan pola yang lebih kekinian setelah lahirnya internet. Menurut markitors.com, ada lima jenis utama PR digital, yaitu:
1. Sebutkan tanpa tautan (Unlinked Mention)
Penyebutan yang tidak diminta adalah penyebutan merek atau nama perusahaan Anda, tetapi tanpa tautan balik ke situs Anda. Ini dapat terjadi di berbagai platform, mulai dari media sosial, blog, hingga podcast.
2. Pos tamu (Guest Post)
Posting tamu atau blogging tamu adalah strategi hubungan masyarakat digital di mana Anda menulis artikel di situs web lalu lintas tinggi lainnya. Kami berharap melalui guest post ini, orang-orang akan lebih mengenal bisnis Anda.
3. Sertakan direktori (Directory Inclusion)
Strategi ini dilakukan dengan menambahkan website bisnis Anda ke direktori yang juga berisi perusahaan lain yang sejenis.
4. Siaran pers (Press Release)
Seperti PR tradisional, PR digital juga menggunakan strategi ini. Siaran pers dibuat ketika bisnis Anda memiliki pengumuman penting yang layak diberitakan.
5. Pemasaran Influencer (Influencer Marketing)
Influencer marketing berkolaborasi dengan tokoh terkenal di media sosial untuk mendapatkan lebih banyak eksposur.
Lalu mengapa PR digital dilakukan? Apa tujuannya? Dengan demikian, PR digital ini memiliki beberapa tujuan, antara lain:
1. Perluas bisnis
2. Untuk menjual barang atau jasa secara online
3. Untuk menjual produk atau layanan secara offline
4. Dapatkan dukungan
5. Untuk menyajikan bisnis, produk, atau layanan
6. Dapatkan opini publik
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat membantu Anda semua yang telah membacanya. Jika ada kesalahan bisa Anda utarakan di kolom komentar. Sekian, Terima kasih.

Komentar
Posting Komentar